Wednesday, May 30, 2018

Perbedaan SSAD dan OOAD

Pada pengembangan suatu sistem informasi ada beberapa metode perancangan, diantaranya yaitu perancangan terstruktur dan berorientasi objek. Disini akan dijelaskan perbedaan antara kedua metode perancangan tersebut.
Perancangan Terstruktur (Structured Analisys and Design / SSAD)
Metode ini diperkenalkan pada tahun 1970, yang merupakan hasil turunan dari pemrograman terstruktur. Metode pengembangan dengan metode terstruktur ini terus diperbaiki sampai akhirnya dapat digunakan dalam dunia nyata.
Perancangan ini bertujuan untuk membuat model SOLUSI terhadap PROBLEM yang sudah dimodelkan secara lengkap pada tahap analisis terstruktur. Ada empat kegiatan perancangan yang harus dilakukan, yaitu:
  1. Perancangan arsitektural; kita merancang struktur modul P/L dengam mengacu pada model analisis yang sesuai (DFD). Langkahnya adalah: mengidentifikasi jenis aliran (transform flow atau transaction flow), menemukan batas-batas aliran (incoming flow dan outgoing flow), kemudian memetakannya menjadi striktur hirarki modul. Selanjutnya, kita alokasikan fungsi-fungsi yang harus ada pada modul-modul yang tepat.
  2. Perancangan data; kita merancang struktur data yang dibutuhkan, serta merancang skema basisdata dengan mengacu pada model analisis yang sesuai (ERD).
  3. Perancangan antarmuka; kita merancang antarmuka P/L dengan pengguna, antarmuka dengan sistem lain, dan antarmuka antar-modul.
  4. Perancangan prosedural; kita merancang detil dari setiap fungsi pada modul. Notasi yang digunakan bisa berupa flow chart, algoritma, dan lain-lain
Pastikan bahwa model perancangan yang dibuat sudah mengakomodasi kebutuhan non fungsional.
Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan metode perancangan terstruktur :
Kelebihan
  • Milestone diperlihatkan dengan jelas yang memudahkan dalam manajemen proyek
  • SSAD merupakan pendekatan visual, ini membuat metode ini mudah dimengerti oleh pengguna atau programmer.
  • Penggunaan analisis grafis dan tool seperti DFD menjadikan SSAD menjadikan bagus untuk digunakan.
  • SSAD merupakan metode yang diketahui secara umum pada berbagai industry.
  • SSAD sudah diterapkan begitu lama sehingga metode ini sudah matang dan layak untuk digunakan.
  • SSAD memungkinkan untuk melakukan validasi antara berbagai kebutuhan
  • SSAD relatif simpel dan mudah dimengerti.
Kekurangan
  • SSAD berorientasi utama pada proses, sehingga mengabaikan kebutuhan non-fungsional.
  • Sedikit sekali manajemen langsung terkait dengan SSAD
  • Prinsip dasar SSAD merupakan pengembangan non-iterative (waterfall), akan tetapi kebutuhan akan berubah pada setiap proses.
  • Interaksi antara analisis atau pengguna tidak komprehensif, karena sistem telah didefinisikan dari awal, sehingga tidak adaptif terhadap perubahan (kebutuhan-kebutuhan baru).
  • Selain dengan menggunakan desain logic dan DFD, tidak cukup tool yang digunakan untuk mengkomunikasikan dengan pengguna, sehingga sangat sulit bagi pengguna untuk melakukan evaluasi.
  • Pada SAAD sulit sekali untuk memutuskan ketika ingin menghentikan dekomposisi dan mliai membuat sistem.
  • SSAD tidak selalu memenuhi kebutuhan pengguna.
  • SSAD tidak dapat memenuhi kebutuhan terkait bahasa pemrograman berorientasi obyek, karena metode ini memang didesain untuk mendukung bahasa pemrograman terstruktur, tidak berorientasi pada obyek (Jadalowen, 2002).
Perancangan Berbasis Objek (Object-oriented Analysis and Design / OOAD)
Metode OOAD melakukan pendekatan terhadap masalah dari perspektif obyek, tidak pada perspektif fungsional seperti pada pemrograman terstruktur. Akhir-akhir ini penggunakan OOAD meningkat dibandingkan dengan pengunaan metode pengembangan software dengan metode tradisional. Sebagai metode baru dan sophisticated bahasa pemrograman berorientasi obyek diciptakan, hal tersebut untuk memenuhi peningkatan kebutuhan akan pendekatan berorientasi obyek pada aplikasi bisnis.
Metode pengembangan perangkat lunak berorientasi objek yang sudah dikenal, dan diantaranya adalah :
  • Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].
  • Object Modeling Technique (OMT) dan James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlan, Frederick Eddy dan William Lorensen [1991].
  • Object Oriented Software Engineering (OOSE) dan Ivar Jacobson [1992].
  • Booch Method dan Grady Booch [1994].
  • Sritrop dan Steve Cook dan John Daniels [1994].
  • UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997].
Metodologi pengembangan sistem berorientasi objek mempunyai tiga karakteristik utama, yaitu:
1.      Encapsulation
  •  Encapsulation merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses.
  •  Data dan prosedur atau fungsi dikemas bersama-sama dalam suatu objek, sehingga prosedur atau fungsi lain dari luar tidak dapat mengaksesnya.
  •  Data terlindung dari prosedur atau objek lain, kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri.
2.      Inheritance
  •  Inheritance adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung. Atribut dan metode dari objek dari objek induk diturunkan kepada anak objek, demikian seterusnya.
  • Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di anatara kelas yang mempunyai hubungan secara hirarki.
  •  Inheritance menggambarkan generalisasi sebuah kelas.
3.     Polymorphism
  •  Polimorfisme yaitu konsep yang menyatakan bahwa sesuatu yang sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda.
  •  Kemampuan objek-objek yang berbeda untuk melakukan metode yang pantas dalam merespon message yang sama.
  •  Seleksi dari metode yang sesuai bergantung pada kelas yang seharusnya menciptakan objek.
Kelebihan dan kekurangan dari metode perancangan ini adalah sebagai berikut :
Kelebihan
  • Dibandingkan dengan metode SSAD, OOAD lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem
  • Dibandingkan dengan SSAD, waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD (Sommerville, 2000).
  • Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
  • Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan eksekusi.
  • Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain (Sommerville, 2000).
  • Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
  • Encapsliation data dan method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
  • OOAD memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
  • Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan bersama-sama. Metode ini memungkinkan pembangunan software dengan cepat, sehingga dapat segera masuk ke pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan sangat fleksibel dan mudah dalam memelihara.
Kekurangan
  • Pada awal desain OOAD, sistem mungkin akan sangat simple.
  • Pada OOAD lebih fockus pada coding dibandingkan dengan SSAD.
  • Pada OOAD tidak menekankan pada kinerja team seperti pada SSAD.
  • Pada OOAD tidak mudah untuk mendefinisikan class dan obyek yang dibutuhkan sistem.
  • Sering kali pemrogramam berorientasi obyek digunakan untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional siste, sementara metode OOAD tidak berbasis pada fungsional sistem.
  • OOAD merupakan jenis manajemen proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis dengan metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu yang lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
  • Metodologi pengembangan sistem dengan OOAD menggunakan konsep reuse. Reuse merupakan salah satu keuntungan utama yang menjadi alasan digunakannya OOAD. Namun demikian, tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse, akan sangat sliit untuk menerapkan konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005)

source : 
https://eziekim.wordpress.com/2011/11/08/perbedaan-antara-perancangan-terstruktur-dan-berorientasi-objek/

http://yaniwid.wordpress.com/2008/08/26/perancangan-terstruktur/

http://supriliwa.wordpress.com/2010/05/07/perbandingan-metode-terstruktrur-dan-obyek-oriented-pada-pengambangan-sistem-informasi/
Share:

Sunday, April 15, 2018

Apa itu Fiksi dan Fiktif?


Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan pernyataan seseorang yang menyebut, "Kitab suci itu adalah fiksi." Begitu banyak respon pro maupun kontra akan pernyataan ini. Namun saya tak akan membahas hal tersebut. Saya akan membahas apa itu Fiksi atau Fiktif. Dan apa lawan kata yang sebenarnya untuk kedua kata tersebut. Karena banyak sekali berseliweran di beranda Facebook ataupun Twitter pembelaan membabi buta tanpa menelaah tentang kedua kata tersebut.
Menurut KBBI, fiksi adalah sebuah nomina (kata benda) yang mempunya beberapa arti. Pada bidang Sastra berarti sebuah cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya); 2 rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan: nama Frank Castle (The Punisher) adalah nama tokoh komik -- , bukan tokoh sejarah; 3 pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan atau pikiran.
Nah sedangkan fiktif menurut KBBI adalah sebuah kata adjektiva, sehingga dapat dikatakan bahwa fiktif itu adalah hal yang bersifat fiksi. Dari sini sangat jelas kedua kata ini memiliki arti kata yang mirip, hanya penempatannya saja pada kalimat yang membuatnya berbeda. Kata fiksi diletakkan pada kata benda sendangkan kata fiktif diletakkan pada kata sifat.
Untuk antonim (lawan kata) dari fiksi yaitu nonfiksi.  Namun jika belum yakin, kita perlu mencari sinonim dari fiksi itu sendiri. Yang paling dekat yaitu Fantasi. Bisa dilihat dari arti kata tersebut terdapat kemiripan yang cukup. Lawan kata fantasi adalah realitas. Jadi, sebaiknya sebelum berdebat atau beropini ada baiknya jika teman-teman para pembaca dapat mencari arti suatu kata terlebih dahulu. Karena pembelokkan fakta sering sekali terjadi. Website KBBI sangat informatif. Pada website tersebut juga tidak terdapat iklan. Simple dan bermanfaat.

Source:
https://kbbi.web.id/fiktif
https://kbbi.web.id/fiksi
https://kbbi.web.id/fantasi
https://kbbi.web.id/realitas
Source Picture:
ElisaRiva (Pixabay)
Share:

Wednesday, March 28, 2018

Sistem Analis, Analisis Sistem dan Desain Sistem

Hello again. Postingan kedua hari ini membahas sedikit rangkuman dari Sistem Analis, Analisis Sistem dan Desain sistem.

Nah, mari kita mulai. Pertama, yang dimaksud dengan Analisis Sistem adalah penguraian suatu sistem informasi yang sudah utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan tujuan dapat menidentifikasi dan mengevaluasi berbagai macam permasalahan maupun hambatan yang terjadi pada sistem sehingga nantinya dapat dilakukan perbaikan atau pengembangan. Tahapannya sebagai berikut:

a. Mengidentifikasi Masalah
Identifikasi masalah merupakan langkah awal dari analisa sistem. Dalam tahap ini didefinisikan masalah yang harus dipecahkan dengan munculnya pertanyaan yang ingin dipecahkan.
b. Memahami Kerja Sistem yang Ada
Langkah ini dilakukan dengan mempelajari secara rinci bagaimana sistem yang sudah ada berjalan. Untuk mempelajari operasi dari sistem ini diperlukan data yang dapat diperoleh dengan melakukan penelitian terhadap sitem.
c. Menganalisis Sistem
Berdasarkan data yang sudah diperoleh maka dilakukan analisa hasil penelitian yang sudah dilakukan untuk mendapatkan pemecahan masalah yang akan dipecahkan
d. Membuat Laporan
Laporan perlu dibuat sebagai dokumentasi dari penelitian. Tujuan utamanya adalah sebagai bukti secara tertulis tentang hasil analisa yang sudah dilakukan.

Sedangkan orang atau kelompok yang melakukan perancangan dan perbaikan pada suatu sistem disebut Sistem Analis. Sistem analis merupakan individu ataupun kelompok yang melakukan pengembangan sistem. Sistem analis mempelajari permasalahan maupun kebutuhan pada suatu sistem. Sistem analis juga merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap proses analisa maupun perancangan pada sistem informasi.

Setelah pengertian tadi, inilah langkah-langkah kerja dari sistem analis, diantaranya meliputi:
a. Melakukan identifikasi permasalahan pada sistem.
b. Melakukan studi kelayakan dan memahami kinerja dari sistem yang ada.
c. Melakukan analisis dan perancangan sistem.
d. Melakukan penerapan sistem.
e. Melakukan evaluasi dan pemeliharaan pada sistem.

Selanjutnya, desain sistem adalah tahap setelah analisis sistem. Kita mendefinisikan dari kebutuhan-kebutuhan fungsional. Kemudian mempersiapkan untuk rancang bangun implementasi. 
Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk. Setelah mendapatkan penggambaran, kita merencanakan dan membuat sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Termasuk lah pengkonfigurasian dari komponen-komponen perangkat lunak dan perangkat keras dari suatu sistem. 
Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan pemakai sistem dan memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemrogram komputer dan ahli teknik yang terlibat.


Sumber:
Share:

Model-model pada Software Development Life Cycle (SDLC)

Hello, kali ini saya akan membahas model-model yang digunakan pada Software Development Life Cycle (SDLC). Langsung saja, saya akan menampilkan definisi beserta contoh gambar agar mudah dipahami. 

a.    Model Waterfall

Merupakan model pengembangan system yang paling mudah dan paling sering digunakan. Model pengembangan ini bersifat linear dari tahap awal pengembangan system yaitu tahap perencanaan sampai tahap akhir pengembangan system yaitu tahap pemeliharaan. Tahapan berikutnya tidak akan dilaksanakan sebelum tahapan sebelumnya selesai dilaksanakan dan tidak bisa kembali atau mengulang ke tahap sebelumnya. Tahap-tahap yang dilakukan pada model Waterfall ini digambarkan pada gambar berikut ini :




b.    Model Iterasi

Merupakan model pengembangan system yang bersifat dinamis dalam artian setiap tahapan proses pengembangan system dapat diulang jika terdapat kekurangan atau kesalahan. Setiap tahapan pengembangan system dapat dikerjakan berupa ringkasan dan tidak lengkap, namun pada akhir pengembangan akan didapatkan system yang lengkap pada pengembangan system. Terdapat dua jenis model iterasi, yaitu :

–        Model Incremental, merupakan model pengembangan system yang dipecah sehingga model pengembangannya secara increment/bertahap. Kebutuhan pengguna diprioritaskan dan prioritas tertinggi dimasukkan dalam awal increment. Model Incremental digambarkan sebagai berikut :



–        Model Spiral, merupakan model pengembangan system yang digambarkan berupa spiral. Model spiral ini tidak merepresentasikan rangkaian tahapan dengan penelusuran balik (back-tracking), tidak ada fase-fase tahapan yang tetap seperti spesifikasi atau perancangan. Setiap untaian pada pada spiral menunjukkan fase software process. Model Spiral ini digambarkan sebagai berikut :



c.    Model Rapid Application Development (RAD)

Merupakan model pengembangan system yang melakukan beberapa penyesuaian terhadap SDLC pada beberapa bagian sehingga lebih cepat untuk sampai ke tangan pengguna system. metodologi ini biasanya mensyaratkan beberapa teknik dan alat-alat khusus agar proses bisa cepat, misalnya melakukan sesi Joint Application Development (JAD), penggunaan alat-alat Computer Aided Software Engineering (CASE Tools), kode generator dan lain-lain. Model RAD ini digambarkan sebagai berikut :


d.    Model Prototyping

Merupakan model pengembangan system yang proses iterative dalam pengembangan sistem dimana requirement diubah ke dalam sistem yang bekerja (working system) yang secara terus menerus diperbaiki melalui kerjasama antara user dan analis. Prototype juga bisa dibangun melalui beberapa tool pengembangan untuk menyederhanakan proses. Prototyping merupakan bentuk dari Rapid Application Development (RAD). Model Prototypig digambarkan sebagai berikut :

4

Sumber : 

Share:

Monday, March 26, 2018

Apa itu Analis, Analisis dan Analisa?

Hello semua untuk para pembaca, pertama-tama saya mohon maaf karena sudah lama tidak muncul padahal sudah bilang ingin aktif ngeblog sejak tahun lalu. Namun apa daya, web sebelah lebih menarik namun akhirnya diblokir kemkominfo, jadi balik lagi kesini. Well, let's skip that.

Jadi saya dapat tugas dari dosen untuk mencari perbedaan analis, analisis dan analisa. Setelah googling sana sini dan membaca berbagai sumber saya dapat mengambil sebuah kesimpulan.

Analis menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah orang yang menganalisis atau melakukan analisis; ahli ilmu kimia yang bekerja di laboratorium (menjalankan penyelidikan dan sebagainya); orang yang mencari dan mengumpulkan data untuk penilaian kekayaan atau kemampuan perusahaan demi kepentingan pemodal. Nah menurut saya ini cukup jelas. Sebab terdapat tiga definisi yang mengarah ke siapa itu analis dan didapatlah jawaban diatas.

Selanjutnya, apa itu analisis atau analisa? Pertanyaan ini lah yang membuat kami mahasiswa berpikir ulang saat ingin menjawab. Sebab di masyarakat terjadi banyak penggunaan kata analisis ataupun analisa. Namun ketika melakukan pencarian di kbbi.web.id yang muncul hanyalah analisis. Menurut KBBI analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dan sebagainya); penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan; penyelidikan kimia dengan menguraikan sesuatu untuk mengetahui zat bagiannya dan sebagainya; penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya; pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan akan kebenarannya. Dari pengertian di KBBI cukup jelas tentang apa itu analisis.

Kata baku dari analisis atau analisa adalah analisis. Disini selain terjawab melalu pencarian KBBI juga bisa dijawab mengenai kaidah penulisan Bahasa Indonesia. Menurut Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI), kata dengan sufiks atau akhiran –sis (dalam bahasa Inggris) diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi –sis, dan bukan –sa. Analisis adalah istilah yang tepat untuk menyerap kata analysis. Mungkin kata analisa muncul sebab diserap dari kata Bahasa Inggris Analyse sehingga terjadi kesalahan yang sering terjadi. Setelah ini penulis berharap untuk diri pribadi maupun pembaca tidak melakukan kesalahan lagi dalam penulisan kata Analisis. Semoga bermanfaat.


Sumber : 


Share:

Wednesday, May 31, 2017

Ruination?

Hello dear readers, it has been a while. I already wrapped things up. Well, after the new event, i wrote the next post already. But, as my emotions fluactuated much, i decided to postpone the release.

Well let's skip that part. few weeks ago i started a holiday trip with my brothers and sisters. We are 7 with my older sister's husband and their child. So, we can count it as 9 people. I will explain about my adventures with them in 1 or 2 post ahead. I will give reviews about the hotel i visit, the foods and the places.

What's more important then to tell beside my holiday? I don't know how to explain it. The only thing i can tell is, i get cut before even starting. I haven't even give time to really focus on there. Really, it upset me. Not that much, though, I don't know what kind of things that ruin my part. Is it about looks? Is it about money? Is it about attitude? I don't know. And i don't think i will have the real answer. Let's stop it at there about my assumptions. I will not start to ramble about things that i don't investigate. Sad, isn't it? Of course it is. I haven't thought about this even once until three weeks ago. Yet, i have to let it go just like that again. Again? Yes, again.

It was hard to part away with it. I had to make decision as fast as i can. Yet, i wanted it to last as long as possible. Because it would be the last time that we could have long talk together. Regardless, about things that we talked. I believed that, after i made the decision, we would not talk again. Back to being acquaintance. This is the saddest part for me. Because it happened in the past. Acquaintance. Nothing more, nothing less. We used to be so close. It was hard to find someone like you. Even after i looked around for so long. I haven't even encounter one beside you. Someone that really fit with what i wanted. But i have to understand too, that i can't force someone to like me. Not to mention my personality which is like this. A really huge and thick wall that always filter everything before me. That might turned off people before we even began.

Alright, in every chance, i have to acquire lessons to learn. Sincerity, sometimes can't move people, no matter how pure of it. Maybe it will, maybe it will not. Because, we can't see what's inside someone's heart. Some will fail to interpret it and even misinterpret. And sometimes, you will end up like you are lying. Well, it is ok. Maybe even normal. Because i really don't know, maybe common sense is too hard to grasp. As i said in the past, not everyone could handle raw truths. Not to mention young generation, even the old generation suffer from it too. Maybe because it is rare in society nowadays to speak up and have different opinions.

I think that's all for now. As the situation is cooling down. I will try to post the drafts i have. I'm sorry, i can't explain much. I really can't explain because i already said that i would keep it between us. Well, i really don't know what's to keep. Is it about our secret? Yet, i don't know what's secret that we have. Is it about us? I haven't started yet. Is it about our break up? Yet we are not even in any kind of relationship. Really, i don't know. I'm back to suppress this long-lasting feeling. It has been here for years. And maybe it is time to really let it go. Should i low level format my heart then? Or should i show that i am not playing around? Time will tell.
Share:

Saturday, May 6, 2017

Adulthood is Trouble (Part 3)

Hello again. It's me. Obviously. Alright, I'm going to address the third issues in my life. From two previous post before, they were the major things that pull my life over. I mean, it was like they came just like the storm, came, wrecked around, and went away. As hectic as that. lol.

Alright, the third topic will be romance. Why i put it last? Because i posted the previous things based on category from the hardest, medium and easiest. The romance will be the easiest because i don't think that i care that much about it. My heart, it is hollow, i think....

In recent years, i met dozens of woman. I really wanted to look around. And from that i got 2 girls. Of course, they were not in any special relationship with me. It was just targets. I told you about both of them in the past. You guys can check this post. It was the latest post (aside from poem) about my life story, before i changed my blog's function to do assignment for college.

Now, there are none left. HAHAHA.... It is not that i don't want to be in relationship at all. Of course i wanted that, i tried it at first. Chit chat. Meetings. And so on. I thought that because i haven't been in any real relationship since 2012, I've become rusted. It is hard for me to express things. Especially to girls. I thought that they must have known my obvious intention from start. So after some time, either i backed down or they became astral. I mean, they were going away too.

I've been single for 5 years if i counted this year. And it is hard to really start a new relationship. Well, girls that I've met, most of them didn't know about what's going in this world. I mean they were stuck on their own world. They haven't experienced how cruel the world is. They enjoyed their time zone. It is good thing. I'm not judging them. It's just they are too naive and that is not the type that I'm looking for. I'm not ready for stupid small drama things. I know, life is full of dramas, but useless dramas that will not improve our life, what's the use of it?

I really just walk on my own pace. Even when my family ask about it, i always answer that,"I'm not yet ready to look for one. I already have too many problems. And if we add our own family's circumstances, i don't even know if she can endure it." Yeah, another reason that i haven't look for girlfriend because of that too. I'm afraid because there are so many problems that going on, i will only make her uncomfortable. I will be just too focused on my own problems and neglect her. I don't want to hurt anybody again. I already experience how hurt it can be.

I really wash away the idea of finding girlfriend. Until few weeks ago. The girl that i always wait for her presence. The girl that i admire so much because of her solid background. Solid in here, because she worked her way up, without any shortcut. A girl who walk from bottom, and rise with time even now. A girl that have big heart. A girl that have special place in me for the longest as far as i can remember. A girl that often visit my dream. A girl that used to influence how should i reached the sky. A girl that i really treat as carefully as i can. A girl that i consider as the wisest as a girl in my generation that i met in almost 24 years of life. It sounds like i exaggerated. But it is not. I replayed many questions that dozens of girls, even 2 best candidates i considered the best in the past, and they all answered naively. Yet she answered it on point without even breaking a sweat and the answers were so reasonable and logically true as i experienced. Conclusion? unrivaled. :)

Maybe, i just haven't met her rival yet. She "whipped" me so hard that i want to finish my college as fast as possible. And work towards my dreams. Burning me with high spirits. I hope this time, i can finally put my expectations and hopes on another human. Eventhough it is impossible. And will end up, i get hurt again. It's totally worth this time. I won't blame anyone but myself on this decision. And i believe, I will not meet any girl with her qualities anytime soon.

Few last paragraph was not planned at all. lol. That's all i could think of. I will write as soon as i can. And i hope, i will already walk together in line with her next time i post new stuffs. lol. Just kidding. Alright, have a great weekend everyone. :)
Share:

Sunday, April 30, 2017

Adulthood is Trouble (Part 2)

Hello. Today is a hot Sunday. Dank. When i wanted to laze around, but the weather forced me to do something instead. Because staying idle felt terrible and this overwhelming energies that i got last night, just sparked non stop. This feeling. It is something like "Second Wind" for me. It has been a while. Really. This burning sensation like i can own the world when i take a step. This powerful feeling. How long have i missed it. Last time something like this happen in the past when i was fat, and they said, "Fat people like you, can't run that far. Don't even mention to enter Academy School with that body." After that like a storm, i tried my best to get in shape. I burned 13kg in less than a month. I could run 2km in 12 minutes. And not stopping at that. I ended up reaching 3km after few months later. I could do 42 perfect push up in 1 minutes, 53 sit ups in 1 minutes, but sadly my arms were weak, i can only do 4 pull ups. lol. Don't mention about swimming, i can do that for hours. much better than my running. Well, enough of that. Because now, I am back to be the fat guy. I'm still working to get back in shape again.

So as i have promised in my previous post, i will update the second major thing. It is about work. In September 2015. When i was a computer technician from door to door. My friends, RMA and AS. They share the same dream as myself. To make our city better. In technology about computer. In Indonesian language it is said as "Melek Teknologi". Because in many case, my customers, and my friend's customers they get a totally wrong idea about computer. Especially in laptop. They get deceived to buy this and that without knowing the real functionality of the items they bought. Our missions that time was to educate people and help them get through it. A noble thing to do, right? Even we could get small profit from it.

So, from September 2015, we created a startup shop. We hope that one day, this startup could become big and became a place where people could come to get education whil bought stuffs too. After that we tried to expand our business. 2 months after that, we have a big news. We could open up a small store in good business area in our city. We worked toward it as best as we could. We maintained it in few months. We were growing. Then the problem in my previous post happened, I didn't have much time to stay in our store. I was becoming an invisible dude who didn't help that much recently. It was sad. But i have to accept that. That was fate that i have to face. Now, i manage things as simple as i can. Take small decisions over things. Without overthinking in the first place. Well for big matters of course i will always end up overthinking. lol.

Beside the problem that happened in previous post, there was a problem in transportation too. I meant, we didn't have that many bikes available to be used. So, it made my situation in my own store worse. I could only come few hours a day, not to mention, most of the time i couldn't even attend in weekend or holiday. Well, i used to stay almost 12 hours a day in my store. We open at 9 AM - 11 PM. It become long because we sell cellulars stuffs too. So we can have another income beside computer stuffs.

Because those things, my store got some kind of indirect impact because of me. I felt so sad. I hope after my sister's bike is out, i can use my bike again to go to work. I need to work harder from now on. And i have to finish my college as fast as i can. After i received "Second Wind" yesterday. I will give you a brief explanation in next post. It is about romance. See you later..... hahaha xD
Share:

Saturday, April 29, 2017

Adulthood is Trouble (Part 1)

Hello everyone, it has been a while since i wrote about something, especially in 2016. Most of it was assignments from my lecturers. So i couldn't write anything, because i thought that they would notice it and read my stupid journey. lol. Well, i have plenty of things that went bad. I will explain some of it in numbers. For now, i will tell you guys about the major first.

First of all, the decline health of my father. This is the huge hit for me. The guy that i looked up to. The idol in my heart for long period of time began to die out. I meant, i kept losing my faith on him. I didn't know why he became like this. He was the best man that i could look up to. I thought that i was being denial. Because i couldn't accept, "Nobody's Perfect".

He handled us as small family (now we are kind of big). Eating good food with great nutrition was his priority when i was a kid. In my family, we were forced to finish the meal that we took. So if you couldn't eat much, you shouldn't take the amount that you couldn't handle. If you did, get ready to cry later. At that time, as a small family that just started out, most of the time we could eat was eggs thingy. We did buy beef, chicken, or fish too. But most of the time it was eggs. I could eat more than 1 egg a day. Because when my sisters couldn't eat much, i ended up finishing their food. Because we were so afraid that my father would get angry if we didn't finish our foods. Ah i forget to tell you, we were forced to eat based on my father's amount. Not our own amount. In food thingy i mean. lol.

He managed every single thing in my house. He taught me every basic thing in the worldly knowledge or knowledge about my religion, as it resulted that i was excel in it. I could be proud when compared to kids in my age. I was being the first, in school or in neighborhood as a kid. Even now, if i give a little time to learn something, i could comprehend it fast. The only bad thing was he haven't have time to teach us that much. Especially in sport. He forced us, siblings to work our way alone. I'm not going to critic his parental teaching method. It is just that he haven't give any inheritance in that area. I could be careless about inheritance in money, material or something like that. But knowledge, it is different matter.

He was the best dad i ever knew. He could cook. He could do shopping. He could repair things. He could take care the three of us siblings at that time easily (now we are 7 brothers and sisters). He was someone that could handle everything easily. He was strong, he told us that he could run and cycling for kilometres back in the day when he was kid. He could wake up easily in dawn. Whatever time he intended to wake up, he could do it. The result was fantastic for 56 years, until 2015, he never have major sickness that i could tell. Even if he was, he hid it very well. Because he appeared healthy, even now when he is very sick. I love him so much. My eyes always get cloudy, whenever i remembered things in the past when we were kids. When my father focused his best attention to make sure we got what we needed.

Now, i couldn't explain what happened to him. I mean i couldn't write it here. Because i want to remember all the good things only for him. The bad things are for me to learn. But i'm sure one of the factor is money. It changed things. There are tons of things i have to think as adult. Time keep passing each minutes, hours, days, and years. And now i think throughly for every decision i have to make. And because of that, i have trust issue. I think that's all for now. I will continue another thing in part two. Let me think about it, there will be two topic, work and romance for future parts.

I hope you guys could learn something from my experiance after all this time. Even maybe it is so small. Still, i hope i can be some kind of help. Alright, see you later on second part. I will try my best to update it soon.
Share:

Tuesday, August 23, 2016

Sistem Analis dan SSAD

Sistem Analis adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Sistem Analis memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem.

Saking pentingnya seorang sistem analis pada suatu bisnis, maka akan muncul sebuah pertanyaan. Mengapa seorang Sistem Analis dibutuhkan dalam bisnis?
Jawabannya ialah karena:
1. User bisnis tidak mengerti kemampuan dan batasan IT modern yang digunakan untuk bisnisnya.
2. Programer komputer & ahli IT biasanya tidak mengerti aplikasi bisnis yang akan di komputerisasi kan atau yang didukung (terlalu asyik dengan dunianya sendiri).

3. Gap komunikasi (system owner non teknis, user, sistem designer teknis, system builder) ini di jembatani oleh system analis.  

Setelah tau siapa itu seorang Sistem Analis dan mengetahui penting nya peran tersebut dalam bisnis, sekarang kita akan membahas apa saja tanggung jawabnya.
1. Pengambilan data yang efektif dari sumber bisnis.
2. Aliran data menuju ke komputer.
3. Pemrosesan dan penyimpanan data dengan komputer.
4. Aliran dari informasi yang berguna kembali ke proses bisnis dan penggunanya.
Nah, seperti itulah gambaran singkat tanggung jawab seorang Sistem Analis.

Untuk Job Description nya bisa dilihat dibawah ini.


1. Mempersiapkan flow chart dan diagram yang menggambarkan kemampuan dan proses dari sistem yang digunakan.

2. Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade sistem pengoperasian.

3. Riset, perencanaan, instalasi, konfigurasi, troubleshoot, pemeliharaan, dan upgrade perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem pengoperasiannya. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap prosedur bisnis yang ada maupun yang sedang diajukan atau terhadap kendala yang ada untuk memenuhi keperluan data processing.

4. Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem.

5. Melakukan riset dan rekomendasi untuk pembelian, penggunaan, dan pembangunan hardware dan software.

6. Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware, software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi komponen.

7. Memilih prosedur yang tepat dan mencari support ketika terjadi kesalahan, dan panduan yang ada tidak mencukupi, atau timbul permasalahan besar yang tidak terduga.

8. Mencatat dan memelihara laporan tentang perlengkapan perangkat keras dan lunak, lisensi situs dan/ atau server, serta akses dan security pengguna.

9. Instal, konfigurasi, dan upgrade seluruh peralatan komputer, termasuk network card, printer, modem, mouse dan sebagainya.

10. Mampu bekerja sebagai bagian dari team, misalnya dalam hal jaringan, guna menjamin konektivitas dan keserasian proses di antara sistem yang ada.

11. Mencatat dan menyimpan dokumentasi atas sistem.

12. Melakukan riset yang bersifat teknis atas system upgrade untuk menentukan feasibility, biaya dan waktu, serta kesesuaian dengan sistem yang ada.

13.  Menjaga confidentiality atas informasi yang diproses dan disimpan dalam jaringan.

14. Mendokumentasikan kekurangan serta solusi terhadap sistem yang ada sebagai catatan untuk masa yang akan datang.

15. Melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan yang ditugaskan.

Credit to : http://mydwkra.blogspot.co.id/2016/03/mengenal-peran-sistem-analis.html 

Tugas PDF : DOWNLOAD
Share:

Thursday, August 18, 2016

Model 4GT dan User Acceptance Testing (UAT)


Istilah Fourth Generation Techniques (4GT) mencakup seperangkat peralatan perangkat lunak yang berfungsi sebagai perangkat bantu yang memudahkan seorang pengembang software mengaplikasi beberapa karakteristik software pada tingkat tinggi, yang akan menghasilkan source code dan object code secara otomatis sesuai dengan spesifikasi (persyaratan khusus) yang dibuat oleh sang pengembang perangkat lunak.

Saat ini peralatan / tools 4GT adalah bahasa non prosedur untuk :
·         DataBase Query
·         Pembentukan laporan ( Report Generation )
·         Manipulasi data
·         Definisi dan interaksi layar (screen)
·         Pembentukan object dan source ( Object and source generation )
·         Kemampuan grafik yang tinggi, dan
·         Kemampuan spreadsheet

Tahapan-tahapan model 4GT:
1. Tahap Pengumpulan Kebutuhan: dimulai dengan mengumpulkan serangkaian kebutuhan yang nantinya akan diterjemahkan ke dalam prototipe. Namun, apabila customer tidak yakin dengan apa yang diperlukan dan fakta-fakta tidak jelas diketahui maka prototipe tidak dapat dikerjakan oleh peralatan 4GT.
2. Tahap Merancang Strategi: tahap ini dibutuhkan untuk proyek besar yakni dengan menterjemahkan kebutuhan menjadi prototipe operasional  agar tidak timbul masalah yang sama jika dibuat dengan model konvensional. Namun, untuk proyek skala kecil tahap ini dapat dihilangkan dengan  langsung melakukan implementasi dengan menggunakan bahasa generasi keempat (4GT).
3. Tahap Implementasi : untuk skala kecil, tahap ini dapat langsung dilakukan ketika kebutuhan telah jelas, dan untuk proyek besar tahapan ini dijalankan setelah dirancang prototipe operasional. Implementasi yang menggunakan 4GT memudahkan pengembang software untuk menjelaskan hasil yang diharapkan. Nantinya hal ini diterjemahkan ke dalam bentuk kode sumber dan kode objek.
4. Tahap Produksi: Tahap ini merupakan langkah terakhir yakni mengubah implementasi  4GT ke dalam hasil akhir berupa produk.

Kelebihan 4GT adalah pengurangan waktu dan peningkatan produktivitas yang besar.
Kekurangan model ini adalah kemungkinan akan sulit memanfaatkan alat bantu/peralatan/tools 4GT dibandingkan dengan menggunakan bahasa pemrograman yang konvensional, selain itu terdapat juga masalah dalam hal kode sumber yang tidak efisien. Di samping itu, pemeliharaan sistem software besar yang dikembangkan oleh 4GT juga masih sedang dalam proses pengkajian.
Model ini diaplikasikan untuk mengembangkan perangkat lunak yang memakai bentuk bahasa khusus atau notasi grafik yang dieksekusi/diselesaikan dengan syarat atau ketentuan yang dipahami oleh pemakai/pengguna/kustomer.



Setelah membahas 4GT maka selanjutnya saya akan membahas tentang User Acceptance Testing.

Apakah yang dimaksud dengan UAT?
Pengujian Penerimaan Pengguna merupakan langkah terakhir sebelum kita meluncurkan aplikasi. Biasanya pengguna akhir yang akan menggunakan aplikasi menguji aplikasi sebelum aplikasi diterima. Jenis pengujian ini akan memberikan pengguna akhir keyakinan bahwa aplikasi yang dibuat telah memenuhi persyaratan. Tes ini juga membantu pencarian bug yang mungkin muncul saat aplikasi digunakan.

Prasyarat UAT:
Sebelum diujikan ke pengguna akhir tentu saja pihak pembuat aplikasi sudah menguji terlebih dahulu. Berbagai tingkat pengujian seperti pada Unit, Integrasi dan Sistem harus sudah sepenuh berfungsi. Sehingga hanya tersisa bug-bug minor saja yang mungkin terlewati ketika melakukan pengujian. Tentu saja hal ini dilakukan sebelum UAT.

Untuk apasih UAT?
Untuk memastikan kelancaran pada saat UAT maka perlu dilakukan berbagai hal sebelumnya. Tes ini dapat menggunakan berbagai variasi kasus yang telah ada dan teridentifikasi pada tahap Requirement. Test kasus digunakan untuk memastikan bahwa cakupan semua skenario selama pengujian telah ada dan telah diujikan. Jenis pengujian difokuskan spesifik seperti pada penggunaan di dunia nyata saat setelah aplikasi diluncurkan. Pengujian dilakukan di lingkungan yang mensimulasikan lingkungan produksi sehingga akan memberikan kesan yang lebih dan ready to go.

Bagaimana melakukan UAT ?
UAT biasanya merupakan blackbox pengujian. Dengan kata lain, fokusnya adalah pada fungsi dan kegunaan aplikasi daripada aspek teknis. Secara umum diasumsikan bahwa aplikasi sudah mengalami Unit, Integrasi dan Pengujian Sistem.
Langkah-langkah yang diambil untuk UAT biasanya sebagai berikut:
1) User Acceptance Test (UAT) Perencanaan.
2) Merancang User Acceptance Uji Kasus.
3) Memilih Tim yang akan melaksanakan (UAT) Test Cases.
4) Pelaksanaan Uji Kasus.
5) Pengadministrasian bug sistem yang ditemukan selama UAT.
6) Menyelesaikan masalah / Bug Fixing
7) Sign Off

UAT Planning Test :
Seperti biasa Proses Perencanaan adalah yang paling penting dari semua langkah. Hal ini mempengaruhi efektivitas Proses Pengujian. Proses Perencanaan menguraikan Strategi Pengujian Penerimaan Pengguna. Ini akan menggambarkan fokus utama,  berupa masuk dan keluar nya kriteria.

Merancang UA Test Kasus:
Uji Penerimaan Pengguna Kasus membantu Tim Pelaksanaan Tes untuk menguji aplikasi secara menyeluruh. Hal ini juga akan membantu memastikan bahwa UAT menyediakan cakupan yang cukup untuk semua skenario.

Memilih Tim yang akan melaksanakan (UAT) Test Kasus:
Memilih Tim yang akan melaksanakan Test UAT merupakan langkah penting. Tim yang UAT umumnya merupakan representasi yang baik dari dunia nyata pengguna akhir. Dengan demikian Tim terdiri dari pengguna akhir yang sebenarnya akan menggunakan aplikasi ini.

Pelaksana Uji Kasus:
Tim Pengujian mengeksekusi Uji Kasus dan mungkin menambahkan hal acak untuk melakukan Tes yang relevan untuk mereka.

Administrasi Penemuan Bug:
Team log akan berkomentar pada setiap bug atau masalah yang ditemukan selama pengujian.

Menyelesaikan masalah / Bug Fixing:
Sudah jelas.

Sign Off:
Setelah berhasil menyelesaikan UAT dan penyelesaian masalah tim akan memeberikan persetujuan penerimaan aplikasi. Langkah ini penting dalam penjualan perangkat lunak komersial. 

Credit 4GT to : http://blogs.unpas.ac.id/akmalulginan/2014/10/16/14/
Credit UAT to : http://www.exforsys.com/tutorials/testing/what-is-user-acceptance-testing.html
Share:

Monday, August 15, 2016

Systems Development Life Cycle (SDLC)

SDLC adalah penerapan pendekatan sistem untuk pengembangan sistem atau sub-sistem informasi berbasis komputer. SDLC terdiri dari serangkaian tugas yang erat mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem. Karena tugas-tugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secara top-down, SDLC sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembang dan penggunaan sistem. Suatu SDLC tradisional terdiri dari empat fase pokok yaitu, perencanaan, analisis, rancangan, dan penerapan (McLeod, 2004).

Tahapan-tahapan pada SDLC 
1. Perencanaan. Fase perencanaan adalah sebuah proses dasar untuk memahami mengapa sebuah sistem harus dibangun. Pada fase ini diperlukan analisa kelayakan dengan mencari data atau melakukan proses information gathering kepada pengguna.
2. Analisa. Fase analisa adalah sebuah proses investigasi terhadap sistem yang sedang berjalan dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban mengenai pengguna sistem, cara kerja sistem dan waktu penggunaan sistem. Dari proses analisa ini akan didapatkan cara untuk membangun sistem baru. 
3. Rancangan. Fase perancangan merupakan proses penentuan cara kerja sistem dalam hal architechture design, interface design, database dan spesifikasi file, dan program design. Hasil dari proses perancangan ini akan didapatkan spesifikasi sistem. 
4. Implementasi. Fase implementasi adalah proses pembangunan dan pengujian sistem, instalasi sistem, dan rencana dukungan sistem.
Kali ini kita hanya akan membahas 2 fase yaitu Analisa dan Rancangan.

Analisa merupakan sebuah fase yang vital pada SDLC dimana informasi akan diurai, diidentifikasi, dan dievaluasi. Tujuan nya agar dapat membantu pengambilan keputusan dengan diuraikannya informasi dan merumuskan beberapa tahapan yang akan masuk pada perancangan.
Dalam analisis tentu dibutuhkan informasi. Ada 5 cara untuk mendapatkannya dengan berbagai plus minus dalam melaksanakannya, yaitu:
1. Kuesioner.
2. Interview.
3. Document Handling atau Pengecekan Dokumen.
4. JAD (Joint Application Design)
5. Observasi

Kemudian, perancangan. Tentu saja adalah proses setelah analisis. Tapi bukan itu maksudnya. Perancangan merupakan sebuah tahapan tentang bagaiman sistem akan dibentuk. Sehingga dapat memberikan kesan atau sebuah ide awal tentang hasil akhir dari sebuah sistem yang akan dibentuk. Terdapat banyak tahapan dalam perancangan yang harus diperhatikan, seperti perancangan Input, Output, Proses, Database, Kontrol, Jaringan dan Komputer. Pada proses perancangan tentu akan melibatkan pihak terkait, yaitu: Manager, User, dan Stakeholder.

posting ini mirip dengan postingan 4 bulan lalu. jadi credit tetap kepada mbak-mbak yang telah posting ini seperti sebelumnya. hanya saja, postingan kali ini cukup singkat mengingat memori penulis yang tiba-tiba blur ketika kuliah pada hari sabtu kemarin selesai. jadi hanya dapat mengingat beberapa poin penting akibat penulis yang telat datang. (-__-)
credit to: https://wildawilda.wordpress.com/2015/11/22/spk/
Share:

Sunday, April 10, 2016

Pengembangan SPK Mengikuti Langkah-langkah Metode SDLC

Sistem Development Life Cycle (SDLC)
SDLC adalah penerapan pendekatan sistem untuk pengembangan sistem atau sub-sistem informasi berbasis komputer. SDLC terdiri dari serangkaian tugas yang erat mengikuti langkah-langkah pendekatan sistem. Karena tugas-tugas tersebut mengikuti pola yang teratur dan dilakukan secara top-down, SDLC sering disebut sebagai pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembang dan penggunaan sistem. Suatu SDLC tradisional terdiri dari empat fase pokok yaitu, perencanaan, analisis, rancangan, dan penerapan (McLeod, 2004).

Tahapan-tahapan pada SDLC
  1. Perencanaan Fase perencanaan adalah sebuah proses dasar untuk memahami mengapa sebuah sistem harus dibangun. Pada fase ini diperlukan analisa kelayakan dengan mencari data atau melakukan proses information gathering kepada pengguna
  2. Analisa Fase analisa adalah sebuah proses investigasi terhadap sistem yang sedang berjalan dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban mengenai pengguna sistem, cara kerja sistem dan waktu penggunaan sistem. Dari proses analisa ini akan didapatkan cara untuk membangun sistem baru.
  3. Rancangan Fase perancangan merupakan proses penentuan cara kerja sistem dalam hal architechture design, interface design, database dan spesifikasi file, dan program design. Hasil dari proses perancangan ini akan didapatkan spesifikasi sistem.
  4. Implementasi Fase implementasi adalah proses pembangunan dan pengujian sistem, instalasi sistem, dan rencana dikungan sistem.
MANFAAT DARI SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SYSTEM (SDLC)
  1. meningkatkan Proses
  2. mengurasngi kesalahan saat pengkodea..
  3. serangan berkurang
  4. fitur-fitur yang tidak di gunakan di nonaktifkan secara deflaut
  5. meminimumkan penggunaan hak
  6. melindungi dan membentengi mendeteksi penyumpanan          dan menggatur.
  7. terdapat diagram yang menunjukan manfaatsubstansial dari tahap design yang mana dapat digunakan untuk merancang seluruh tampilan dan dokumentasi ya

Contoh-contoh:

Dalam dunia otomotif yang begitu ramai banyak pilihan merek dan jenis mobil di era sekarang ini dengan perkembagan teknologi yang pesat pemasaran dalam online pun cukup menjanjikan karena hampir semua orang memiliki akses untuk online, maka di buatlah situs ini agar  dapat memudahkan dalam menemukan mobil impian dengan  bajet terbatas.
perancangan :
berikut struktur organisasi pemasaran mobil .
Client                                      Server
Penjual mobil ——— Prospec custmer ——Data Custmer
informasi Mobil——- unit prospec custmer——-Data Seles
perusahaan  ——-informasi prusahaan——Inventory Data
Komponen marketing
Perencanaan :
1. Feasibilities studies perusahaan  otomotif ini diharapkan akan lebih jelas dalam tujuan penjualan mobil.
2. System Investigation, memudahkan dalam menentukan jaringan untuk mengakses ke perusahan tsb. dengan begitu pengguna dapat langsung mengdapatkan pelayanan jika tejadi sesuatu masalah dengan mobil tsb.

Analisa

Analisa Teknologi :
Dari sisi perusahaan disini dia meminta untuk dalam peroses hal yang tidak di ingini atau masalah di perlukan teknologi informasi yang menunjang tujuan pemasaran mobil tsb.

Analisa Informasi :
Untuk data Static berupa profil perusahaan, visi dan misi, sejarah perusahaan, dan latar belakang perusahaan. Sedangkan untuk data dynamic yakni data yang berubah seketika dalam setiap periode (hari atau jam). Data dynamic yang dimaksud berupa informasi stok barang, informasi harga barang, informasi berita, dan lain-lain.
 
Analisa Pengguna :
Di sini custmer lebih dapat terjamin dari sisi layanan dan informasi yang di dapatnya. Tahap desain dari informasi di atas perusahaan menginginkan data prospec custmer  maka perlu di perhatikan sesuai record data pelanggan :
Nama , alamat, no tlpon dan keterangan unit yang di cari
Record unit:
Nama barang, tahun dan pajak karena disini unit bukan hanya yang baru secoud juga masuk.
Record stock data barang:
Nama unit, tahun,warna, pajak dan km(kilometer).
selanjutnya masuk ketahapan implementasi uji coba:
dan tahap perawatan.
 
 Credit to : https://wildawilda.wordpress.com/2015/11/22/spk/
Share: